Judul : Mengapa Bertindak? Panduan
Bagi Kaum Remaja untuk Meraih Kesuksesan
Pengarang : Teo Aik Cher
Penerjemah : Emmanuel Kurniawan
Penerbit :
PT Indek
Terbit :
2012
Tebal :
xx + 132 hlm
Harga :
Rp 28.000,-
ISBN :
979-062-391-7
Setiap orang, baik pria dan wanita,
remaja dan dewasa, maupun yang muda dan yang tua pasti mengharapkan kesuksesan,
baik kesuksesan pribadi, karir, keluarga, dan lain-lain. Namun, tidak sedikit
dari pengharap kesuksesan, meskipun sudah berusaha mati-matian, hasilnya tetap
nihil. Yang ada malah seribu satu macam kegagalan yang selalu bergelayut.
Pertanyaannya, apa yang salah?
Inilah buku Mengapa Bertindak? Panduan Bagi Kaum Remaja untuk Meraih
Sukses karya Teo Aik Cher. Kehadiran buku ini memberikan panduan bagi kita
khususnya para remaja dalam meraih kesuksesan. Kunci rahasia kesuksesan
ala Teo adalah TAKE ACTION , secara literal adalah bertindak.
Take action apabila dijabarkan
akan menjadi 10 anak tangga kesuksesan. Setiap anak tangga itu saling
berkelindan. Adapun 10 anak tangga itu adalah: target, approach, know how,
enthusiasm, attitude, commited, time, imagery, organized, dan
negativity. Jika seseorang menapakinya dengan sungguh-sungguh dan semangat
yang membara, maka tidak menutup kemungkinan dia akan sampai pada sebuah titik
kulminasi kesuksesan.
Tangga pertama, target (tujuan; cita-cita).
Pada bagian ini, penulis menuntun kita kepada strategi menetapkan dan merancang
target. Mengutip ungkapan penulis, “Apa pun persoalannya, memiliki target di
dalam pikiran, merupakan langkah pertama untuk mendapatkan kesuksesan bagi
siapa saja (halaman 7).”
Setelah berhasil menatapaki tangga
pertama, kita didorong ke tangga kedua yaitu membuat suatu rancangan (approach).
Menyusun target tanpa sebuah rancangan bak menulis di atas air. Oleh karena
itu, sebuah rancangan diperlukan untuk mewujudkan target. Lebih lanjut, dalam
menyusun sebuah rancangan buatlah semenarik dan sesederhana mungkin. Penulis
menyebut langkah ini dengan model K.I.S.S (Keep It Short and Simple
(halaman 24).
Tangga ketiga adalah mengetahui bagaimana
meraih target (know how). Di tangga ini kita harus memiliki pengetahuan,
keterampilan, dan sumber daya untuk menyelesaikan dan meraih target (halaman
33). Jadi, tanpa hal ini besar kemungkinan sebuah target tidak bisa
diraih.
Setelah menapaki tangga pertama, kedua,
dan ketiga dengan baik, langkah selanjutnya adalah menunjukkan sikap antusiasme
(enthusiasm). Menumbuhkan gairah semangat dan motivasi yang kuat dalam
meraih rancangan target. Tanpa semangat kesuksesan hanya ada dalam imajinasi
dan harapan semu. Semangatlah yang menjadi bahan bakar kesuksesan.
Tangga kelima adalah sikap (attitude).
Tangga yang mengharuskan kita bersikap dan berprilaku positif. Sikap positif
berkolerasi positif dengan kesuksesan, begitu pula sebaliknya. Keuntungan
lainnya, dengan bersikap positif, akan berimbas positif kepada orang-orang di
sekitar, sehingga kita dapat meraih dan berjuang untuk pencapaian yang lebih
besar (halaman 66).
Perlu diketahui bersama, apa pun target
kita tak berarti apa-apa jika tangga lima kesuksesan berikutnya tidak ditapaki,
yaitu: sikap komitmen yang total (commited). Ya, berkomitmen dalam
menggapai rancangan target. Lalu, menejemen waktu yang baik (time). Orang
biasa melulu memikirkan bagaimana menghabiskan waktu. Orang hebat memikirkan
bagaimana menggunakannya. Begitulah orang-orang mengatakan.
Selanjutnya, mengoptimalkan kekuatan
imaginasi atau penggambaran kesuksesan (imagery). Dengan menggunakan
kekuatan penggambaran, kita melihat diri sendiri meraih target-target dan
mencapai kesuksesan (halaman 98). Kemudian, keteraturan dalam bertindak (organized),
dan tangga terakhir sekaligus yang terpenting adalah menghilangkan perasaan negatif
(negativity) terhadap rancangan target yang akan diraih. Memang, meskipun
jalan kita menuju sukses tidak selalu mulus, memiliki pola pikir negatif sama
sekali tidak membantu. Jadi, hilangkan perasaan negatif dan lihatlah ke depan
untuk meraih kesuksesan (halaman 122).
Terlepas dari kekurangan, buah tangan Teo
ini layak dijadikan referensi personal dalam meraih kesuksesan. Selain
pembahasannya dengan bahasa komunikatif dan meremaja, buku ini juga dikemas
dengan aneka cerita dan kisah inspiratif. Tentunya, hal ini memantik sense
of motivation kita.
Akhirnya, dengan membaca buku setebal 132
halaman ini, niscaya kita akan menemukan tangga-tangga kesuksesan. Tangga itu
sederhana, tapi memiliki kekuatan tersendiri dan mengundang decak kagum bagi
para pembacanya. Bacalah buku ini dan rasakan dampak positifnya! ***
Resensi ini dimuat di Okezone. Com, 30 Mei 2014.
